Klausa atau Klausul, yang Benar Adalah?

Klausa atau Klausul,
Klausa atau klausul, manakah yang benar di antara keduanya? Apakah klausa yang benar ataukah klausul? Tulisan kali ini kita akan membahas tentang mana yang benar dari kedua kata tersebut sesuai aturan baku atau eyd.

Untuk menentukan mana kata yang benar, maka kita perlu merujuk pada kamus besar bahasa Indonesia (KBBI). Dalam KBBI, bila dicari, maka kita akan menemukan kata klausa dan klausul. Setelah dicek artinya, kedua kata tersebut mempunyai arti tersendiri dan berbeda satu dengan yang lainnya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang salah dengan kata klausa atau klausul. Kedua kata tersebut benar sesuai eyd dan mempunyai arti yag berbeda. Kesalahan mungkin terjadi bila kedua kata tersebut digunakan secara terbalik. Misalnya tertikar dalam penggunaan dalam kalimat.

Arti Kata Klausa menurut KBBI adalah:
Sekelompok kata yang sekurang-kurangnya terdiri dari dua kata (subjek dan predikat) dan berpotensi untuk menjadi kalimat.
Kata klausa seperti ini sangat umum digunakan dalam pelajaran bahasa tentang kalimat dan pembentuk kalimat.

Dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa macam klausa diantaranya:
  • Klausa Aktif:
  • Klausa Bebas
  • Klausa Intransitif
  • Klausa Pasif
  • Klausa Subordinatif
  • Klausa Terikat
  • Klausa Transitif
  • Klausa Utama
Arti kata klausul menurut KBBI adalah:
Ketentuan tertentu yang terdapat dalam suatu perjanjian. Kalusul berfungsi seagai perluasan atau pembatasan terhadap aturan atau pasal yang terdapat dalam sebuah perjanjian.

Klausul dapat dengan mudah dipahami dengan belajar dari sistem kontrak pemain sepak bola.
Contoh (misal):

Lewandowski terikat kontrak selama lima tahun bersama Bayern Muenchen. Namun dalam kontraknya ada klausul yang berbunyi, Lewandowski dapat pergi dari Bayern bila klub tersebut gagal masuk Liga Champions musim depan.
















Previous
Next Post »
Thanks for your comment